Oleh : Gorila
Denting logam beradu. Membelah kekosongan kaki gunung batu di tanah gurun tak bernama.
Teriakan, erangan, umpatan-makian, hingga bisik gemeletuk ketakutan mewarnai beringas gerakan puluhan orang yang sahut menyahut membalas serangan.
Berliter-liter darah tertumpah membasahi tandusnya tanah berpasir. Diserap cepat, meninggalkan bercak merah diterangi pucatnya cahaya rembulan.
Selingan untuk Anda
Saturday, 12 September 2015
Thursday, 10 September 2015
Ekonomi Islam Yang Simple Dan Tak Diacuhkan (1)
Oleh : Gorila
Warning!!!
Artikel ini hanyalah pendapat saya yang belum mempunyai ilmu mumpuni di bidang Ekonomi maupun Hukum Islam. Karena tujuan dibuatnya artikel ini selain untuk berbagi pemikiran, semata-mata hanya untuk menumpahkan ide liar yang sedari kemarin terus bermain dan menari-nari di dalam kepala saya.
Lets we talk ....
Warning!!!
Artikel ini hanyalah pendapat saya yang belum mempunyai ilmu mumpuni di bidang Ekonomi maupun Hukum Islam. Karena tujuan dibuatnya artikel ini selain untuk berbagi pemikiran, semata-mata hanya untuk menumpahkan ide liar yang sedari kemarin terus bermain dan menari-nari di dalam kepala saya.
Lets we talk ....
Wednesday, 9 September 2015
Jadilah Suami Romantis
Oleh : Gulalives
Suamiku berprofesi sebagai insinyur mesin, Aku mencintainya karena sifatnya yang tegar, dan perasaan hangat dan nyaman saat Aku bersandar di bahunya yang bidang.
Tiga tahun berhubungan, dan sekarang sudah dua tahun kami menikah, aku harus mengakui, aku mulai lelah dengan semua ini. Alasan-alasanku mencintainya, sekarang telah berubah menjadi penyebab kelelahanku.
Tuesday, 8 September 2015
Silaturahmi Sahabat
Oleh : Gorila
Satu minggu setelah Idul Fitri usai, Roni, si pemuda berbadan kekar dan tambun pergi mengunjungi rumah sahabatnya dengan berpakaian kemeja santai yang belum lama ini dibeli, dan celana baggy khas pendaki gunung.
"Assalamualaikum!" salam Roni di teras depan rumah sambil mengetuk pintu beberapa kali.
Satu minggu setelah Idul Fitri usai, Roni, si pemuda berbadan kekar dan tambun pergi mengunjungi rumah sahabatnya dengan berpakaian kemeja santai yang belum lama ini dibeli, dan celana baggy khas pendaki gunung.
"Assalamualaikum!" salam Roni di teras depan rumah sambil mengetuk pintu beberapa kali.
Monday, 7 September 2015
Romansa Malam
Oleh : Gorila
"Negara ini butuh lebih dari sekedar revolusi," kata Anton, setelah mengatur napasnya yang tersengal-sengal.
"Apa yang melebihi revolusi untuk mencapai perubahan?" tanya pria berkepala pelontos bernama Dirga. Menyandarkan tubuhnya di tiang besi lampu taman, tidak jauh dari bangku tempat temannya berada.
"Negara ini butuh lebih dari sekedar revolusi," kata Anton, setelah mengatur napasnya yang tersengal-sengal.
"Apa yang melebihi revolusi untuk mencapai perubahan?" tanya pria berkepala pelontos bernama Dirga. Menyandarkan tubuhnya di tiang besi lampu taman, tidak jauh dari bangku tempat temannya berada.
Saturday, 5 September 2015
Elemental Wizard I ~ The Slave (2)
Oleh : Gorila
Lembayung meremang, menjadi latar langit di tengah gurun tiada bernama. Dengan gunung batu menjulang mengelilingi lembah, dan bukit-bukit pasir beserta kaktus seukuran manusia dewasa sebagai penghias.
Bernapas lepas rombongan Karpas bersandar di dinding terjal pegunungan batu. Menengguk bulir-bulir air dari dalam kantong kulit perbekalan. Menghadang dingin angin gurun berselimut kain tipis nan lapuk.
Friday, 4 September 2015
Generasi Mubadzir
Oleh : DR. Muhsin, MK
Dari : Buletin Da'wah (No.20 Thn. XLII/15 Mei 2015)
(Dengan editing seperlunya oleh Gorila)
"Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syetan, dan syetan itu adalah ingkar kepada Tuhannya. (Q.S Al-Israa' : 27)
Subscribe to:
Posts (Atom)