Selingan untuk Anda
Monday, 20 October 2014
fanfic Superman VS Dragon Ball
Judul : Super Dragon : the battle begine
Author : Reza 'Gorila' Kurniawan
Genre : Action, Adventure
Disclaimer : Akira Toriyama - sensei, DC Comic
Author's note : cerita ini saya buat untuk membuktikan jagoan super mana yang lebih kuat, Barat atau Timur.
Sinar teduh mentari memancar lembut menyinari kota Metropolis. Lalu lalang tenang warga kota mengisi hari tanpa rasa takut, karena sang manusia baja yang selalu siap datang menolong.
Ketenangan itu langsung buyar seketika, saat di tengah jalan muncul pria berwajah pucat dengan rambut jambul tinggi berwana putih, datang bersama manusia berkepala kucing yang memiliki kuping runcing panjang mencuat ke atas, dan seluruh tubuh diselimuti bulu berwarna ungu tua.
Mobil yang melaju langsung berdecit menghindari dua makhluk tersebut hingga timbul kecelakan berantai. Warga kota pun tak kalah histeris berlari ketakutan menyelamatkan diri.
Thursday, 16 October 2014
Terlambat Sudah
Judul : Terlambat Sudah
Karya : Gorila
Haru biru rona merah
Sembunyi rasa jujurku suka
Gurat sedih ukirkan senyum
Lihat pikat si gadis terikat
Sembunyi rasa jujurku suka
Gurat sedih ukirkan senyum
Lihat pikat si gadis terikat
Gadis cantik meraga indah
Sasaran panah si bujang cinta
Sasaran panah si bujang cinta
Saturday, 11 October 2014
Antologi Aksara
Judul : Sang seniman abjad
Karya : Gorila
Penulis adalah artis...
Penulis adalah seniman...
Seniman yang melukis dan memahat karyanya lewat aksara
Seniman abjad yang merangkai huruf manjadi kata
Penulis adalah seniman...
Seniman yang melukis dan memahat karyanya lewat aksara
Seniman abjad yang merangkai huruf manjadi kata
Wednesday, 8 October 2014
Jombloisme
Monolog Gorila | Jombloisme
Karya : Reza 'Gorila' Kurniawan
"Kalau kamu siap dan ada waktu sih, aku kapan aja bisa," kata pria yang mengenakan setelan jas berwarna hitam dengan kemeja putih sebagai dalamannya. "Iya Beb, ya udah kalau kamu sibuk, aku juga lagi ada kerjaan kok. Dadah, miss you."
Dia kemudian menaruh ponsel di atas meja setelah mengakhiri pembicaraannya dengan seorang wanita, yang baru beberapa hari ini dia kenal akibat peristiwa salah sambung.
Friday, 3 October 2014
Balasan Manis
Judul : Balasan Manis
Karya : Gorila
Pernahkah kau rasakan luka?
Dari sembilu tipis vokal aksara
Bilah kata yang sayat jiwa asmara
Lukai pecinta, si pria pengharap wanita
Dari sembilu tipis vokal aksara
Bilah kata yang sayat jiwa asmara
Lukai pecinta, si pria pengharap wanita
Wednesday, 1 October 2014
Jaga Sejoli
Cinta kita terbilang jarak
Hanya sehasta, perempat depa
Tak jauh memang, ya dekat
Sebentar saja sampai kau dekap
Hanya sehasta, perempat depa
Tak jauh memang, ya dekat
Sebentar saja sampai kau dekap
Monday, 29 September 2014
Saduran dari kisah sufi
Judul : Dua Raja
Karya : Reza 'Gorila' Kurniawan
Alkisah...
Sunday, 28 September 2014
Gundiknya
Judul : Gundiknya
Karya : Reza 'Gorila' Kurniawan
Seribu kata Indah kau anggap gurauan.
Ratus tindak nyata kau bilang pertunjukan.
Lalu.
Satu hati yang tergadai ini kau anggap apa?
Apa hanya onggokan daging mati?
yang diinjak kerasnya sikap acuh, keji.
Saturday, 27 September 2014
Sudut Kelam
Di sudut taman yang sepi aku duduk terpekuk, dalam balutan jaket kulit tua, teman setia menahan dingin malam.
Hiruk pikuk kendaraan berlalu lalang dan hingar bingar para makhluk hedonis di akhir pekan ini, tidak sedikitpun bisa menutupi kegelisahan yang kurasakan.
Hiruk pikuk kendaraan berlalu lalang dan hingar bingar para makhluk hedonis di akhir pekan ini, tidak sedikitpun bisa menutupi kegelisahan yang kurasakan.
Thursday, 25 September 2014
Manekin Cantik
Judul : Manekin cantik.
Karya : Gorila
Untuk kamu si Manekin cantik
Yang terpajang sendu di balik display kaca
Tak bosan menatap dunia luar dengan sepasang celik mata birumu
Berikan guratan senyum tulus membayang
Bayangi khayalan berjalan di pelataran
Wednesday, 24 September 2014
Tuesday, 23 September 2014
Pejuang Pemenang
Judul : Pejuang Pemenang
Karya : Reza 'Gorila' Kurniawan
Detik dentang denyut waktu berlalu kejam.
Tinggalkan pemimpi dalam khayalan.
Tambahkan beban hati si penggalau diri.
Libas lindas si perenung imaji, tanpa laku.
Karya : Reza 'Gorila' Kurniawan
Detik dentang denyut waktu berlalu kejam.
Tinggalkan pemimpi dalam khayalan.
Tambahkan beban hati si penggalau diri.
Libas lindas si perenung imaji, tanpa laku.
Monday, 22 September 2014
Pengorbanan Pria
Karya : Reza 'Gorila' Kurniawan
Di sebuah restoran bintang lima yang dihisai lampu gantung dari kristal, di tengah ruangan luas yang redup, Jodi dan Shinta duduk berhadapan dipisahkan meja bundar yang dilapisi kain beludru merah.
"Selamat ulang tahun ya Shint." Ucap Jodi dengan senyum merekah.
Shinta tersenyum tipis dengan muka merona saat mendengar ucapan tulus dari kekasihnya tersebut.
Sunday, 21 September 2014
Fanatik Vandalis
Karya : Reza 'Gorila' Kurniawan
Sang Fanatis.
Dengan agama fanatik buta yang ia junjung tinggi.
Butakan mata dan hati melihat benar.
Terkunci rapat dalam pemikiran sempit tak berdasar.
Dengan agama fanatik buta yang ia junjung tinggi.
Butakan mata dan hati melihat benar.
Terkunci rapat dalam pemikiran sempit tak berdasar.
Menatap kagum sorot cahaya sang Bintang.
Walau semu dalam kelam balutan.
Babat habis semua duri cela yang terpampang.
Peduli setan tulus jujur semua makian.
Walau semu dalam kelam balutan.
Babat habis semua duri cela yang terpampang.
Peduli setan tulus jujur semua makian.
Saturday, 20 September 2014
Rencana
Karya : Itto Ditto
Semalem tuh rencana udah pengen tidur, tiba-tiba Dj Una nelpon gue,
Dj Una : beb.. nonton ini talkshow dong sekarang, gue jadi bintang tamu loh....
Gue : sekarang?
Dj Una: iyya beb, ne lagi break iklan dulu..
Gue: apa seh yang nggak buat kamu beb. *banting TV
Friday, 19 September 2014
Bidadari Bersayap jernih
Judul : Bidadari Bersayap Jernih
Karya : Reza 'Gorila' Kurniawan
Kau kah sang bidadari itu?
Sang penenang jiwa dari aliran sungai dewata.
Utusan Aphrodite yang terpahat cantik.
Kiriman Cupid yang memanah hati.
Si bidadari surga bersayap jernih.
Pendekap janji suci sehati.
Thursday, 18 September 2014
Petak Umpet Petang
Karya : Reza 'Gorila' Kurniawan
"Hompimpa alaihum gambreng"
Ucap kumpulan anak-anakdi lapangan luas sebuah kampung terpencil di pulau jawa.
Suasana dingin sore hari yang mendung tidak menghalangi keseruan permainan petak umpet mereka.
"Yuni jaga, Yuni jaga..." Ujar anak-anak yang lain saat seorang anak perempuan berbando merah kalah hompipah.
Dengan berat hati, akhirnya Yuni pergi ke sebuah pohon tua besar yang konon kabarnya adalah tempat di mana setan suka berkumpul
Gadis cantik berpipi tirus tersebut melipat tangannya di pohon tersebut dan mulai menghitung...
Monday, 15 September 2014
Perawan di Pojok Peron
Karya : Reza 'Gorila' Kurniawan
Perawan di pojok Peron
Menanti terkantuk Sepur datang menjemput
Dalam remang lampu neon, sekali sebentar umbar kuapan
rasa lelah campur bosan
Tunggu menunggu yang diharap datang
Sampai kapan harus di sini, begini?
Menanti yang diharap dalam pengharapan
Sepur angkutan peminang PerawanBdL, 28-08-14
Menanti terkantuk Sepur datang menjemput
Dalam remang lampu neon, sekali sebentar umbar kuapan
rasa lelah campur bosan
Tunggu menunggu yang diharap datang
Sampai kapan harus di sini, begini?
Menanti yang diharap dalam pengharapan
Sepur angkutan peminang PerawanBdL, 28-08-14
Subscribe to:
Posts (Atom)